Tips Mudah Merawat Cat Mobil Agar Tetap Mengkilap dan Awet



Tips Mudah Merawat Cat Mobil Agar Tetap Mengkilap dan Awet

Lindungi Mobil dari Sinar Matahari

Pancaran sinar matahari secara langsung lama-kelamaan dapat merusak cat mobil. Selain sinar matahari air hujan juga turut mempengaruhi kualitas dari cat mobi Anda. Untuk itu sebaiknya ketika Anda sedang bepergian carilah tempat parkir resmi yang terlindung dari sinar matahari dan juga air hujan. Hal ini terkadang terlihat sepele namun lama-kelamaan dapat mempengaruhi cat mobil menjad pudar. Jangan lupa ketika mobil terkena air hujan, untuk mencuci menggunakan shampoo khusus untuk mobil.

Mencuci Mobil Secara Berkala

Cara merawat cat mobil agar tetap mengkilap berikutnya adalah dengan mencucinya secara berkala. Mencuci mobil sangat penting untuk dianjurkan dalam merawat cat. Usahakan cuci mobil 1 sampai 3 kali dalam satu bulan, atau bisa juga 1 kali dalam seminggu. Hal ini berguna untuk melindungi cat mobil dari debu, penumpukan polutan, serta bahan kimia yang dapat mengurangi kualitas warna pada cat mobil. Selain itu dengan mencuci mobil dapat membuat mobil Anda tampak bersih setiap harinya.

Tips Dan Cara Merawat Mobil Matic Agar Tetap Awet



Tips Dan Cara Merawat Mobil Matic Agar Tetap Awet

Rajin untuk Mengecek Oli
Tips merawat mobil matic yang kedua adalah rajin mengecek oli. Meskipun poin yang satu ini terlihat sederhana, tetapi mengecek oli perlu diperhatikan. Terlebih bagi Anda yang sering bepergian ke luar kota sebaiknya selalu mengecek oli ada mobil Anda. Jika saja Anda membiarkan oli pada mobil, maka dapat mempengaruhi kinerja transmisi dan dapat menimbulkan resiko kerusakan pada mobil matic Anda. Untuk itu gantilah oli mobil khusus untuk matic dengan nama automatic transmission fluid. Pada umumnya pergantian oli berdasarkan dengan laju mobil sekitar jarak 20 ribuan.
Memanaskan Mobil Setiap Harinya
Memanaskan mesin mobil sangat penting untuk dilakukan. Selain berguna untuk mesin, memanaskan mobil juga bermanfaat untuk aki mobil. Secara umum aki mobil tipe basah perlu dihidupkan setiap harinya agar tidak mogok, sedangkan untuk aki tipe kering lebih mudah dalam perawatan namun tetap dihidupkan. Memanaskan mesin mobil dapat dilakukan di pagi hari dengan kondisi persneling mobil berada di posisi N
Teliti Ketika Menggunakan Persneling Matic
Tips merawat mobil matic yang berikutnya adalah teliti ketika menggunakan persneling saat berjalan. Jangan gunakan persneling posisi P jika mobil belum benar-benar berhenti, selain itu hindari persneling pada posisi N ketika mobil sedang di parkir, sebaiknya pindahkan transmisi pada posisi P ketika parkir. Hal ini bertujuan untuk menghindari kerusakan pada transmisi.
Service Berkala
Seperti halnya dengan mobil transmisi manual, perawatan secara berkala juga penting untuk kendaraan jenis matic. Anda harus mengikuti instrusksi service berkala yang sudah direkomendasikan oleh produsen mobil. Untuk itu, lakukanlah service sesuai ketentuan yang berlaku agar mobil matic Anda tetap dalam performa yang baik.

Tips Cara Memanaskan Mesin Mobil Yang Benar Sebelum Digunakan



Tips Cara Memanaskan Mesin Mobil Yang Benar Sebelum Digunakan

Memanaskan mobil adalah hal yang sangat penting, terutama pada mobil injeksi dan matic, karena dengan proses pemanasan mesin ini akan membantu sirkulasi oli pelumas untuk melumuri seluruh sisi ruang komponen di dalam mesin, sehingga pada saat mobil di gunakan seluruh komponen yang ada di dalam mesin akan lebih aman dalam gesekan atau saling berbenturan, karena sudah tidak ada bagian ruang yang belum terkena oli pelumas.

Sebagai bentuk perawatan harian terhadap mobil yang kita sayangi, kebiasaan untuk memanaskan mesin ini sangat bagus dilakukan setiap hari, untuk melakukan hal ini sebenarnya kita tidak perlu terlalu lama dalam memanaskan mesin mobil, kita cukup dengan menyempatkan waktu kurang lebih lima menit saja di waktu pagi sebelum beraktifitas, khususnya untuk mobil injeksi, karena sirkulasi pelumasan mesin pada mobil injeksi lebih cepat dibandingkan dengan mobil yang masih menggunakan karburator.

Pada saat kita memanaskan mesin mobil, kita bisa melihat indicator temperature yang tersedia pada speedo. Dari langkah awal setelah kita hidupkan mesin untuk mencapai kondisi mobil siap digunakan yaitu ketika pada indicator temperature sudah menunjukkan posisi minimal sepertiga dari jarum temperature, ini berarti mobil sudah siap untuk kita ajak pergi jalan-jalan.

Untuk menjaga beberapa part onderdil yang berada di dalam mesin mobil supaya tetap awet, sebaiknya kita tidak perlu menginjak gas pada saat memanaskan mesin, karena dengan menginjak gas akan menimbulkan getaran yang mungkin sangat kencang sehingga mempengaruhi kondisi dudukan onderdil di dalam mesin, hanya saja sesekali tempo kita butuh untuk menginjak gas dengan kencang supaya kotoran kotoran yang berada pada celah-celah mesin atau pipa-pipa injeksi bisa keluar ke pembuangan, tetapi dalam kondisi mobil berjalan, sehingga putaran mesin tidak tertahan seperti disaat mobil kondisi netral atau parkir.

Tips Sederhana Merawat Mobil Bekas Paling Mudah



Tips Sederhana Merawat Mobil Bekas Paling Mudah

1. Setiap kali hendak berkendara, ada baiknya melakukan pengecekan mesin. Dengan melakukan pemeriksaan secara rutin, maka kita bisa tahu apabila ada beberapa bagian atau spare part yang perlu diganti. Biasanya, kurang nyaman saat dikendarai bisa menjadi pentunjuk akan adanya suatu komponen atau bagian yang memerlukan service atau penggantian.

2. Periksa ban secara rutin. Memeriksa ban hendaknya dilakukan setiap kali mobil hendak digunakan. Periksa ketebalan dan tekanan anginnya. Kurangnya tekanan ban dan sudah berkurangnya ketebalan bisa menyebabkan kecelakaan di jalan dan hal itu sebisa mungkin harus dihindari.

3. Hindari mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi di jalan berlubang. Menghantam lubang dengan kecepatan tinggi akan memperpendek umur suspensi, bahkan bisa seketika merusak ball joint dan tie rod. Ban pun akan cepat gundul.

4. Periksa dang anti secara berkala minyak pelumas mobil kita. Oli mesin harus diganti saat sudah digunakan sejauh 4000 sampai 5000 kilometer. Beberapa jenis mobil bahkan diharuskan untuk menambahkan oli mesin sebelum 2000 km, karena mesin yang sudah “minum oli”. Oli power steering, minyak rem, mesin cuci pelarut, cairan anti beku serta pelumas transmisi juga harus secara rutin diperiksa dan diganti. Selain itu, saat mengganti oli mesin sangat dianjurkan untuk juga melakukan penggantian filter oli.

5. Demi kenyamanan dan keamanan saat berkendara, ada baiknya memeriksa lampu yang ada di mobil kita dang anti saat sudah mati.

6. Aki, yang merupakan komponen kelistrikan harus dirawat secara khusus. Jika menggunakan aki kering, maka relative lebih mudah merawatnya tetapi jika masih menggunakan aki basah, ada baiknya mengecek tinggi air aki dan bila perlu memeriksakan seberapa baikkah kondisinya. Saat aki bekerja kurang maksimal, maka berbagai komponen kelistrikan umumnya tidak akan dapat bekerja maksimal. Bersihkan kerak yang menempel di terminal aki karena akan mengganggu kinerja aki tersebut dan memperpendek usianya.

7. Periksa kondisi wiper, terutama saat musim hujan tiba. Berkendara dengan wiper yang tidak bekerja baik akan sangat berbahaya karena titik-titik air tidak bisa disapu secara sempurna. Bila menemukan karet wiper sudah tidak dapat menyapu titik air secara sempurna, segera ganti. Mencampur air di dalam tabung pencuci dengan cairan pembersih wiper juga akan sangat membantu kenyaman saat berkendara, langkah tersebut juga akan membuat wiper lebih awet.

Tips Mudah Merawat Keindahan Cat Mobil



Tips Mudah Merawat Keindahan Cat Mobil

Mencuci mobil

Cat mobil bawaan pabrik didesain untuk dapat bertahan hingga belasan tahun. Akan tetapi, hal itu juga ditentukan oleh bagaimana kita merawatnya. Tentunya, semakin baik perawatan yang kita lakukan, cat tersebut akan mampu bertahan lebih lama. Kasus yang banyak terjadi adalah ketika mencuci mobil; seringkali muncul baret halus setelah pencucian. Untuk menghindarinya, kita harus mencuci ketika matahari tidak bersinar terik, yaitu pada pagi atau sore hari. Tekanan semprotan air juga jangan terlalu kencang. Gunakan pula shampoo khusus mobil, bukan deterjen atau sabun dan segera lap dengan kanebo agar segera kering.

Cuci mobil sebelum benar-benar kotor mengingat saat ini debu di jalanan berterbangan ke sana kemari yang kemudian menempel di bodi mobil. Jika tidak segera dicuci, maka kotoran tersebut akan menempel dan susah dibersihkan dan menjadi penyebab munculnya baret–baret halus tersebut.

Pilih produk pembersih yang sesuai

Mobil akan terlihat kusam jika kita memilih menggunakan shampoo mobil yang memiliki kandungan tidak seimbang atau mengandung silicon. Beberapa produk yang menawarkan hasil mengkilap secara instan justru akan membuat cat mobil pudar jika digunakan dalam jangka waktu lama. Jika memang memungkinkan, hendaknya kita memilih shampoo mobil yang terbuat dari bahan organik seperti kaolin clay atau carnauba wax. Hindari shampoo mobil yang mengandung minyak tanah atau silicon, karena meskipun dapat membuat cat mobil terlihat mengkilap dalam waktu singkat, tetapi juga dapat membuat cat terlihat kusam.

Lakukan langkah pencegahan

Untuk mencegah cat pudar dan kusam, kita dapat melakukan beberapa langkah sederhana, yaitu:

• Cuci mobil setelah kehujanan. Air hujan di Indonesia memiliki tingkat keasaman yang cukup tinggi yang dengan mudah dapat menimbulkan tumbuhnya jamur atau flek.
• Jangan cuci mobil di siang hari. Shampoo mobil akan bereaksi ketika terkena sinar matahari. Selain itu, air juga akan cepat kering yang kemudian akan meninggalkan bercak–bercak.
• Jangan cuci mobil ketika mesin masih panas. Panas yang keluar dari mesin yang terkena air akan dapat merusak mesin itu sendiri dan membuat cat pada bagian kap pudar dan kusam.

Tips Dan Cara Mudah Merawat Aki Mobil



Tips Dan Cara Mudah Merawat Aki Mobil

1. Mengganti aki mobil. Aki mobil, dengan perawatan yang baik, bisa bertahan hingga 4 sampai 5 tahun. Saat jadwal penggantian sudah tiba, maka sebaiknya kita menggantinya dengan yang baru. Untuk mempermudah pemasangan, maka sebaiknya kita menggunakan aki baru yang spesifikasinya sama dengan yang lama.
2. Mengecek beban penggunaan aki secara berkala. Pengecekan beban aki biasanya dilakukan sebulan sekali. Pengecekan bisa dilakukan di bengkel-bengkel terdekat. Dengan melakukannya, kita bisa mengetahui jika aki sudah tidak mampu lagi menyuplai listrik yang cukup kepada komponen-komponen kelistrikan.
3. Memastikan ketersediaan dan merawat cadangan listrik pada aki. Langkah yang harus dilakukan cukup mudah yakni dengan mematikan semua komponen kelistrikan terlebih dahulu saat hendak mematikan mesin.
4. Membersihkan aki secara rutin. Seringkali, terminal pada aki terkena debu atau kotoran. Jika hal itu dibiarkan, maka dampaknya penghantaran arus ke berbagai komponen terganggu. Untuk membersihkannya, kita bsa menggunakan baking soda yang sudah diencerkan dengan air. Sikat bagian terminal dengan sikat kawat atau sikat plastic yang kaku, lalu kencangkan.
5. Periksa kekencangan kabel. Kabel aki yang tidak terikat dengan baik bisa mengganggu suplai listrik ke berbagai komponen.
6. Secara berkala, periksa cairan elektrolit. Kita hendaknya memastikan bahwa cairan elektrolit cukup, saat kita menemukan tinggi cairan sudah mendekati batas Low, maka berarti kita harus segera menambahkannya.
7. Saat kita menemukan level elektrolit sudah turun, maka kita harus menambahkan air distilasi. Namun kita harus berhati-hati karena jika terpercik bisa membahayakan.
8. Jangan sampai kita mencharge aki terlalu lama, atau biasa disebut over-charging. Menyetrum atau mencharge aki terlalu lama justru akan membuat komponen-komponen di dalamnya rusak.
9. Panaskan mobil secara rutin meski mobil jarang dipakai karena jika tidak bisa memperpendek usia aki.
10. Pastikan aki berada di dudukannya dan terikat dengan kencang.
11. Jika kita hendak meninggalkan mobil dalam jangka waktu yang relative lama, maka sebaiknya kita melepas terminal aki terlebih dahulu. Hal ini untuk menghindari aliran listrik yang terus-menerus padahal tidak terisi ulang. Akibatnya, aki bisa tekor.

Tips Dan Cara Merawat Transmisi Mobil Dengan Baik



Tips Dan Cara Merawat Transmisi Mobil Dengan Baik

Merawat Transmisi Mobil – Transmisi mobil merupakan salah satu komponen penting pada kendaraan mobil. Namun banyak pemilik mobil suka mengabaikan perawatan pada komponen satu ini, entah karena malas atau karena tidak mengerti bagaimana merawat transmisi mobil.
Pada prinsipnya cara perawatan transmisi mobil terletak pada penggantian oli transmisi secara berkala. Oli untuk transmisipun berbeda dengan oli biasa, transmisi mobil menggunakan oli khusus transmisi. Penggantian oli pada transmisi manual jika telah menempuh jarak hingga 10.000 km sedangkan pada transmisi matik oli transmisi diganti setiap jarak tempu pada kelipatan 20.000 km.
Kurangnya perawatan pada transmisi mobil dapat menyebabkan kebocoran, sehingga membuat oli transmisi mobil cepat kering. Penyebab kebocoran sendiri biasanya berasal dari baut tempat pembuangan oli mengalami kerusakan atau kurang rapat, baut untuk menutup tempat oli kendor, dan seal inner pada transmisi sobek. Jika oli transmisi mobil anda sering mengalami kekeringan oli, sebaiknya periksa bagian tersebut dan segera melakukan penggantian jika diperlukan. Pemeriksaan rutin secara keseluruhan pada transmisi diperlukan untuk merawat transmisi mobil
Selain melakukan perawatan berkala pada transmisi mobil, prilaku berkendara merupakan cara merawat transmisi mobil dan penting untuk diperhatikan agar transmisi mobil dapat awet dan bertahan lama. Salah satunya adalah tidak memasukkan gigi pada saat parkir. Memasukkan gigi pada saat parkir menurut kebanyakan orang adalah tindakan pengamanan agar mobil tidak berjalan. Hal ini tidak sepenuhnya benar, bahkan dapat menimbulkan resiko keamanan dan dapat merusak komponens transmisi.
Untuk Mobil yang menggunakan transmisi otomatis dapat melihat tips penggunaan transmisi otomatis berdasarkan situasi dan medan tempuh

Tips Dan Cara Perawatan Rem Mobil Paling Tepat



Tips Dan Cara Perawatan Rem Mobil Paling Tepat

Perawatan rem mobil
1. Periksa kondisi minyak rem seminggu sekali atau ganti setiap 50.000 km. Apabila sebelum batas minimal jumlah minyak sudah habis periksa karna kemungkina berpotensi terdapat kebocoran.
2. Periksa ketebalan kampas (pad0 rem (untuk rem cakram). Produsen umumnya merekomendasikan penggantian kampas setiap 25.000 km. Kendati demikian, kampas bisa saja lebih cepat tipis. Untuk mengetahuinya, memasukkan jari ke sela-sela kampas rem dan kaliper saat rem dingin.
3. Untuk sepatu rem (pada rem teromol) pergantian material direkomendasikan 4 banding 1. Artinya, jika kampas rem sudah diganti 4 kali, pada peroide keempat sepatu rem juga harus diganti. Berdasarkan jarak, sepatu rem diganti setiap 100.000 km karena bebannya lebih ringan dibanding kampas.
4. Lakukan servis besar setiap 50.000 km.
5. Periksa lampu rem. Dengan ini, penggendara yang berada di belakang mengetahui Anda mengoperasikan rem, Penggantian warna tidak dibenarkan. Penyebabnya, warna merah paling gampang mempengaruhi psikologis untuk melakukan reflek antisipasi.
6. Jangan sembarangan mengganti komponen rem dengan produk aftermarket dan melakukan perbaikan melalui mekanik bukan bengkel resmi. Bisa menghilangkan garansi!

Metode Cara Merawat Cat Mobil Lebih Awet



Metode Cara Merawat Cat Mobil Lebih Awet

Cara merawat mobil agar lebih awet dan terhindar dari berbagai kerusakan dini cat mobil sebetulnya mudah dilakukan bila sang pemilik mengikuti beberapa tips merawat cat mobil berikut ini, yaitu :
1. Hindari sinar matahari, Sebisa mungkin hindarkan cat mobil dari sinar matahari langsung, Ketika mencuci mobil disarankan pagi hari atau sore hari dikala sinar matahari tidak terlalu menyengat.
2. Pakaialah pencuci khusus mobil, Hindari pemakain deterjen untuk mencuci mobil dan gunakan pencuci khusus yang diperuntukkan memang untuk cat mobil bukan untuk pencuci piring, pakaian dan lain-lain.
3. Apabila terkena kotoran hewan, baik itu burung, kelelawar dan lain-lain. Sesegera mungkin dibersihkan dan dicuci sampai bersih. Jangan menunggu terlalu lama kalau tak ingin kotoran tersebut meresap ke dalam cat mobil dan membuat cat jadi rusak.
4. Parkir di tempat teduh, Ini mungkin sering dilalaikan mencari tempat parkir harus lebih selektif untuk menghindari sengata matahari secara langsung agar cat mobil lebih awet dan warnanya tidak memudar.
5. Saat mencuci mobil, segera siram busa sabun yang menempel pada cat mobil. Jangan terlalu lama dibiarkan karena berpotensi menimbulkan bercak noda pada cat mobil.
Untuk merawat cat mobil lebih awet tentu tergantung dari seberapa rutin anda membersihkan cat yang ada pada mobil anda. Sehingga paling tidak setiap hari selalu dijaga kebersihan cat mobil. Karena semakin lama membiarkan kotoran atau debu menempel di mobil menjadi salah satu penyebab utama rusaknya cat mobil.